Oleh: jurnalbalikpapan | April 3, 2008

Jatah Elpiji Agen Dikurangi

Pertamina Sebut Pengalihan 12 Kg Jadi 50 Kg

BALIKPAPAN– Jatah tabung elpiji Pertamina untuk agen dikurangi. Hal itu diungkapkan Manajer Penjualan agen elpiji PT Kinibalu Jaya Raya Syahrul SE, kemarin (3/4).
Dari sebanyak sebanyak 11.840 tabung untuk PT Kinibalu, sebanyak 340 tabung ukuran 12 kg dikurangi atau menjadi 11.500 tabung. “Akibat pengurangan tabung sejak April ini, banyak pengecer maupun warga yang mengantre pagi dan sore hari di tempat kami,” terang Syahrul.
Menurutnya, alasan Pertamina mengurangi ini karena bisnis gas elpiji mengalami kerugian. Sehingga dilakukan pengurangan jatah tabung gas. Syahrul juga mengungkapkan bahwa setiap hari ratusan tabung gas kosong mengantre di tempatnya.
“Siang ini ada sekitar 700 tabung kosong. Dan baru dapat ditukar dengan yang berisi pada sore hari, karena antre di Depot Pengisian Gas Pertamina cukup lama,” terangnya. Pengurangan itu juga dilakukan terhadap 7 agen resmi elpiji lainnya di Balikpapan.
Dikonfirmasi, Asisten Manajer Pertamina BBM Retail Regional VI Kalimantan Bambang Irianto mengatakan, hal itu bukan pengurangan terhadap jatah elpiji kepada agen. Tetapi mengalihkan penggunaan tabung gas 12 kg menjadi 50 kg untuk kalangan industri. Sedangkan jumlah gas yang disalurkan tetap yaitu sebanyak 110-120 metrik ton per hari.
“Kita ingin menaikkan penggunaan tabung gas 50 kg oleh kalangan industri. Sebab, masih banyak industri seperti industri rumah tangga atau menengah yang memakai tabung 12 kg,” ujar dia.
Ia menjelaskan, jumlah gas yang dialihkan ke tabung elpiji 50 kg sebanyak 3,6 sampai 6 metrik gas elpiji per hari di Balikpapan. Pertamina menargetkan penggunaan tabung gas elpiji 50 kg yang baru sekira 10 persen dari penyaluran 120 metrik ton per hari naik 5-10 persen. (the)


Tanggapan

  1. berdasarkan keterangan bambang irianto tentunya kalangan industri harus menggunakan tabung 50 kg. Kenyataan ini seharusnya tidak menyebabkan terjadinya antrian. Asusmsinya dengan pengurangan 340 tabung maka :
    1. jika 100 agen yang dilayani kinibalu maka setiap agen hanya mengalami pengurangan 3-4 tabungm
    2. Jika pengurangan 340 dalam 30 hari (1 bulan) maka dalam satu hari terjadi pengurangan 10-12 tabung.
    3. Jika industri sudah menggunakan tabung 50 kg maka sebenarnya tidak terjadi pengurangan.;
    Realitas ini seharusnya menjadi pertanyaan kita semua apa sebenarnya yang terjadi dengan penjualan lpg 12 kg. Hal ini perlu dianalisa oleh jurnal Balikpapan karena antrian menjadikan alasan kuat untuk menaikkan harga jual eceran lpg sampai dengan 65.000 bahkan pernah mencapai 90.000,-. terima kasih.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori